Larangan berpacaran dalam Islam (Baru)

Islam adalah agama yang rahmatan lil’alamin. Ini berisi instruksi yang membawa orang ke jalan kebenaran, serta larangan Allah Subhanahu Wata’ala sebagai ujian bagi manusia sebagai makhluk yang ditunjuk oleh Allah sebagai kholifah atau pemimpin di bumi dan diberkahi dengan pikiran yang mampu membedakan antara haq dan kesombongan.

Adanya peringatan dan larangan dari Tuhan untuk mengatur kehidupan manusia, sehingga kehidupan berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan, sehingga berkat surga turun dan bumi pergi untuk memudahkan kebutuhan hidup manusia. Namun, jika peringatan Allah diabaikan dan larangan dilanggar, tunggu murka Tuhan datang, karena orang-orang sebelumnya dihancurkan oleh Tuhan karena ketidaktaatan kepada Tuhan, melanggar larangannya.

Efek buruk

Berbicara tentang kencan, ini adalah hal yang fenomenal dan topik hangat untuk dibahas, apalagi disandingkan dengan kata “Islami”. Saat ini, berkencan dianggap sesuatu yang wajar dan normal bagi generasi muda saat ini. Remaja, pria dan wanita yang belum berkencan, dianggap tidak gaul dan tidak laku. Bahkan hari ini, beberapa orang tua mengizinkan anak-anak mereka berkencan. Meskipun usia mereka masih sangat tidak stabil, semua hal negatif yang tidak diinginkan berpotensi untuk mencapai klimaks dalam kehamilan di luar pernikahan, na’udzubillah mindzalik. Tentu saja, ini tidak diinginkan oleh orang tua mana pun di dunia. Tapi, sayangnya, sekarang pacaran dianggap hal yang wajar, padahal apa yang terjadi ..? mari kita jelajahi dari kacamata Islam tentang kencan itu sendiri.

Definisi kencan

Tentu saja, kata kencan sangat akrab di telinga kita dan sering didefinisikan sebagai jalinan hubungan antara pria dan wanita dalam mencari korespondensi antara keduanya dalam mencari pasangan seumur hidup. Namun, faktanya adalah bahwa jalinan hubungan ini sering lama hilang, karena tidak memperhatikan bagaimana syariat Islam mengatur hubungan antara pria dan wanita yang telah mencapai usia mereka.

Tentu saja tidak, Islam tidak melarang kencan dua orang yang sudah menikah. (Baca: Hukum pernikahan dalam Islam.) Bagi mereka yang belum menikah, bersabarlah. Karena banyak hal yang berhubungan dengan larangan Tuhan atas semua kegiatan kencan ini untuk dua orang yang terpengaruh oleh cinta monyet ini. Jadi apa saja larangan berpacaran dengan dua lajang dalam Islam, berikut ini adalah larangan berpacaran dalam Islam:

Allah menegaskan dalam surat al isra ‘ayat 32, bahwa kita dilarang untuk tidak dekat – hampir semua bentuk perzinaan adalah kecil dan Tuhan, putusannya, adalah tindakan kejam dan cara terburuk.

Terjemahan Quran dari Surah Al Isra: 32

“Dan jangan mendekati perzinaan; (perzinaan) benar-benar tindakan keji dan cara yang buruk.”

Dan ini mengencani semua kegiatan yang mendekati tindakan perzinahan. Dimulai dengan perzinahan mata, perzinahan hati, perzinaan lisan pada puncaknya adalah perzinaan tindakan (fisik), dari sentuhan sederhana hingga lebih dari na’udzubillah mindzalik.

Rasulullah SAW bersabda: “Allah telah menentukan bagi Adam anak laki-laki bagian dari perzinahan yang harus ia lakukan. Perzinaan mata adalah melihat (dengan nafsu), perzinahan lidah mengatakan / berbicara (dengan nafsu), perzinahan hati sedang menunggu dan keinginan (kepuasan nafsu), maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau menolaknya. “(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)

Maka, dengan pacaran ini, benih perzinahan pertama dilakukan oleh dua orang yang terkena virus pink (baca: Dating in Islam)

Jadilah hal yang wajar dalam berkencan.

Ini adalah larangan yang sering dilakukan oleh pecinta kencan muda. Sementara Allah Subahahu wata’ala dan Rosulullah SAW jelas-jelas melarangnya, bahkan Tuhan secara eksplisit memperingatkan kita semua untuk hanya melihat pada Tuhan yang memerintahkan kita untuk menjaga dan menjaga pandangan kita pada lawan jenis, apalagi bersama. Di sini Allah memerintahkan kita dalam ayat ketiga dari ayat An Nur Quran:

Beri tahu orang-orang yang percaya, “Biarkan mereka memegang mata mereka dan merawat alat kelamin mereka; ini lebih suci bagi mereka, tentu saja Tuhan sangat sadar akan apa yang mereka lakukan.

Islam memang agama yang sempurna, dengan itu bagi kalian yang masih belum mengetahui tentang dasar-dasar agama bisa lihat di situs duniapondok.com, sekian terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *