Sungai Mahakam Samarinda yang mempesona

Samarinda ialah kota penghasil minyak, tambang serta batu bara yang sangat kaya. Tanah pertanian pula berkembang dengan pesat di kota ini. Sehingga membuat Samarinda mempunyai sejuta pesona alam yang luar biasa.

Kota Samarinda ialah suatu Kabupaten di Kalimantan Timur, yang mempunyai sejuta pesona serta panaroma alam yang luar biasa. Apalagi masih banyak yang tersembunyi. Tidak hanya mempunyai objek wisata alam, kota yang dibelah oleh Sungai Mahakam ini pula mempunyai seni budaya hingga kerajinan tangan yang menarik buat kita tahu.

Sungai Mahakam

Sungai sejauh 920 km ini membelah 3 kota di Kalimantan Timur, serta jadi ikon Samarinda yang sangat khas. Sampai dikala ini, Sungai Mahakam masih dijadikan akses transportasi air, sehingga acapkali nampak kapal yang hilir mudik di sungai ini.

Di perairannya pula ada jasa kapal wisata yang mengajak wisatawan berkelana. Waktu sangat pas buat berkelana sungai merupakan sore hari. Di mana umumnya banyak jajanan sehingga kita dapat sekalian menikmati kuliner khas Samarinda.

Pulau Kumala

Pulau ini terletak 27 km dari pusat kota. Dulu, Pulau Kumala tercipta akibat endapan lumpur Sungai Mahakam, ataupun ilmiahnya diucap delta. Bila dilihat seksama, Pulau Kumala mempunyai wujud menyamai perahu yang terbalik.

Bagaikan salah satu destinasi wisata, Pulau Kumala mempunyai halaman tamasya dengan banyak wahana game, semacam jet coaster, gokar, kereta gantung, komedi putar, sampai kereta api mini buat mengitari pulau sembari menikmati panorama alam. Seru, kan?

Air Terjun Pinang Seribu

Air terjun ini terletak di Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Utara. Wujudnya unik, semacam undakan pada anak tangga. Jadi kita dapat naik ke air terjunnya. Tetapi buat mengunjunginya kita wajib ketahui waktu. Karena, pada masa hujan airnya hendak sangat deras, jadi agak beresiko. Lebih baik kita tiba dikala masa kemarau, supaya aliran air terjun yang mengalir tidak sangat deras sehingga relatif nyaman didatangi.

Desa Pampang

Desa Pampang merupakan salah satu desa budaya di Samarinda yang ditempati oleh Suku Dayak Kenyah. Desa ini kerap didatangi oleh para turis sebab memiliki keunikan tertentu. Tiap hari Minggu dari jam 13: 00- 15: 00, tempat ini teratur mengadakan pentas seni di lamin ataupun balai pertemuan desa. Gedung ini nampak unik dihiasi ukiran khas Suku dayak. Menariknya, pada dikala pentas seni berjalan, segala masyarakat desa hendak menggunakan baju adat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *